Sabtu, 03 April 2010

Perbandingan Sistem Politik Otoriter Dengan Sistem Politik Demokrasi

Diposkan oleh Bina Yuliawati di 03.41

Pengertian


Sistem politik otoriter yaitu sistem politik yang memegang kekuasaan beberapa orang atau sekelompok orang, kekuasaan sangat luas tak terbatas meliputi seluruh kehidupan negara, dan tidak perlu atau tidak ada mekanisme pertanggung jawaban pemerintah.


Sistem politik demokrasi yaitu sistem politik yang memegang kekuasaan banyak orang, berdasarkan kehendak rakyat, kekuasaannya terbatas dan bertanggung jawab kepada rakyat. Dengan kata lain, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.



Prinsip-Prinsip Sistem Politik


Sistem Politik Otoriter :

  1. Pemusatan kekuasaan pada satu atau sekelompok orang.
  2. Pemerintahan tidak berdasarkan konstitusional
  3. Negara berdasarkan kekuasaan
  4. Pembentukan pemerintahan tidak berdasar musyawarah, tetapi melalui dekrit
  5. Pemilu tidak demokratis. pemilu dijalankan hanya untuk memperkuat keabsahan penguasa atau pemerintah negara
  6. Sistem satu partai politik atau ada beberapa parpol tapi hanya ada satu porpol yang memonopoli kekuasaan
  7. Menejemen pemerintahan tertutup
  8. Tidak ada perlindungan HAM , hak monoritas ditindas
  9. Pers tidak bebas dan sangat dibatasi
  10. Badan peradilan tidak bebas dan bisa diintervensi oleh penguasa


Sistem Politik Demokrasi

  1. Adanya pembagian kekuasaan
  2. Pemerintahan konstitusional atau berdasarkan hukum
  3. Pemerintahan mayoritas
  4. Pemilu bebas atau demokratis
  5. Parpol lebih dari satu
  6. Managemen terbuka
  7. Pers bebas
  8. Perlindungan terhadap HAM dan adanya jaminan Hak minoritas
  9. Peradilan bebas tidak memihak
  10. Penempatan pejabat pemerintahan dengan Merit sistem
  11. Kebiaksanaan pemerintah dibuat badan perwakilan politik tanpa paksaan
  12. Konstitusi atau UUD yang demokratis.
  13. Penyelesain masalah secara damai melalui musyawarah atau perundingan



Analisa


Sistem politik baik sistem politik otoriter maupun sistem politik demokrasi, memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Menurut pendapat saya, sistem politik demokrasi lebih baik daripada sistem politik otoriter. Ada beberapa alasan yang membuat saya lebih memilih sistem politik demokrasi dibandingkan sistem politik otoriter.


Pertama, demokrasi meningkatkan kebebasan untuk menentukan nasib sendiri, baik dalam konteks individu maupun kelompok. Kedua, demokrasi meningkatkan pengembangan manusia dalam hal pemilikan otonomi moral dan pertanggung jawaban terhadap yang diambil. Ketiga, demokrasi merupakan cara paling pasti yang digunakan manusia untuk melindungi dan memajukan kepentingan dan kebaikan yang secara bersama dimiliki dengan orang lain.


Demokrasi memang sesuatu yang berat, bahkan mungkin merupakan bentuk pemerintahan yang paling rumit dan sulit. Banyak ketegangan dan pertentangan, karena demokrasi mensyaratkan kemauan dan ketekunan para penyelenggaranya agar bisa berhasil. Demokrasi diperlukan pengorbanan berbagai pihak karena demokrasi dirancang untuk penyelenggaraan pemerintahan yang bertanggung jawab . Pemerintahan demokratis memerlukan waktu dan proses untuk dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga negara. Berbeda dengan pemerintahan diktator yang dapat mengambil keputusan dan bertindak secara cepat. Namun di dalam system politik demokrasi, rakyat mempunyai akses untuk menentukan siapa yang sepatutnya memerintah mereka, apa yang dilakukan serta menilai keberhasilannya dan kegagalannya.

6 komentar on "Perbandingan Sistem Politik Otoriter Dengan Sistem Politik Demokrasi"

Cahya Yudha Laksmana MI(6) on 20 Januari 2014 03.37 mengatakan...

thanks kaaakkk *.*

putra kusuma on 30 September 2014 21.17 mengatakan...

Sangat bermanfaat infonya.. terimakasih..Kunjungi blog saya ya gan and sis... www.blog-bysomeone.blogspot.com

ngurah rebels on 30 September 2014 21.18 mengatakan...

Thanks. Sangat bermanfaat saat ulangan kak.

putra kusuma on 30 September 2014 21.19 mengatakan...

Iya..bermanfaat sekali kak

ngurah rebels on 30 September 2014 21.37 mengatakan...

Promosi aja kamu!

rizki santoso on 20 Oktober 2014 23.29 mengatakan...

maksaih, infonya membantu

Poskan Komentar

Sabtu, 03 April 2010

Perbandingan Sistem Politik Otoriter Dengan Sistem Politik Demokrasi

Pengertian


Sistem politik otoriter yaitu sistem politik yang memegang kekuasaan beberapa orang atau sekelompok orang, kekuasaan sangat luas tak terbatas meliputi seluruh kehidupan negara, dan tidak perlu atau tidak ada mekanisme pertanggung jawaban pemerintah.


Sistem politik demokrasi yaitu sistem politik yang memegang kekuasaan banyak orang, berdasarkan kehendak rakyat, kekuasaannya terbatas dan bertanggung jawab kepada rakyat. Dengan kata lain, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.



Prinsip-Prinsip Sistem Politik


Sistem Politik Otoriter :

  1. Pemusatan kekuasaan pada satu atau sekelompok orang.
  2. Pemerintahan tidak berdasarkan konstitusional
  3. Negara berdasarkan kekuasaan
  4. Pembentukan pemerintahan tidak berdasar musyawarah, tetapi melalui dekrit
  5. Pemilu tidak demokratis. pemilu dijalankan hanya untuk memperkuat keabsahan penguasa atau pemerintah negara
  6. Sistem satu partai politik atau ada beberapa parpol tapi hanya ada satu porpol yang memonopoli kekuasaan
  7. Menejemen pemerintahan tertutup
  8. Tidak ada perlindungan HAM , hak monoritas ditindas
  9. Pers tidak bebas dan sangat dibatasi
  10. Badan peradilan tidak bebas dan bisa diintervensi oleh penguasa


Sistem Politik Demokrasi

  1. Adanya pembagian kekuasaan
  2. Pemerintahan konstitusional atau berdasarkan hukum
  3. Pemerintahan mayoritas
  4. Pemilu bebas atau demokratis
  5. Parpol lebih dari satu
  6. Managemen terbuka
  7. Pers bebas
  8. Perlindungan terhadap HAM dan adanya jaminan Hak minoritas
  9. Peradilan bebas tidak memihak
  10. Penempatan pejabat pemerintahan dengan Merit sistem
  11. Kebiaksanaan pemerintah dibuat badan perwakilan politik tanpa paksaan
  12. Konstitusi atau UUD yang demokratis.
  13. Penyelesain masalah secara damai melalui musyawarah atau perundingan



Analisa


Sistem politik baik sistem politik otoriter maupun sistem politik demokrasi, memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Menurut pendapat saya, sistem politik demokrasi lebih baik daripada sistem politik otoriter. Ada beberapa alasan yang membuat saya lebih memilih sistem politik demokrasi dibandingkan sistem politik otoriter.


Pertama, demokrasi meningkatkan kebebasan untuk menentukan nasib sendiri, baik dalam konteks individu maupun kelompok. Kedua, demokrasi meningkatkan pengembangan manusia dalam hal pemilikan otonomi moral dan pertanggung jawaban terhadap yang diambil. Ketiga, demokrasi merupakan cara paling pasti yang digunakan manusia untuk melindungi dan memajukan kepentingan dan kebaikan yang secara bersama dimiliki dengan orang lain.


Demokrasi memang sesuatu yang berat, bahkan mungkin merupakan bentuk pemerintahan yang paling rumit dan sulit. Banyak ketegangan dan pertentangan, karena demokrasi mensyaratkan kemauan dan ketekunan para penyelenggaranya agar bisa berhasil. Demokrasi diperlukan pengorbanan berbagai pihak karena demokrasi dirancang untuk penyelenggaraan pemerintahan yang bertanggung jawab . Pemerintahan demokratis memerlukan waktu dan proses untuk dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga negara. Berbeda dengan pemerintahan diktator yang dapat mengambil keputusan dan bertindak secara cepat. Namun di dalam system politik demokrasi, rakyat mempunyai akses untuk menentukan siapa yang sepatutnya memerintah mereka, apa yang dilakukan serta menilai keberhasilannya dan kegagalannya.

6 komentar:

  1. Sangat bermanfaat infonya.. terimakasih..Kunjungi blog saya ya gan and sis... www.blog-bysomeone.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Thanks. Sangat bermanfaat saat ulangan kak.

    BalasHapus

 

BINA YULIAWATI ~PORTFOLIO~ Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal